Khayal Sore

Tiap lagi jenuh sama sosial media, grup chatting, update-an teman yang itu-itu aja, lalu terpikir untuk googling. Mencari tahu apa yang aku belum tahu, apa yang aku ingin tahu.

Ujung-ujungnya tenggelam di situs Cerpen Koran Minggu, bentuk refreshing yang umum bagi orang-orang yang suka membaca; hanya saja kali ini bukan buku. Membuat aku teringat akan sastrawan-sastrawan dengan karya menggetarkan, penuh kejutan, sekaligus membuat tenang. Maka, wuush! Jenuh yang tadi mengacak-acak mood pun hilang.

Anyway, ibuku juga seorang penikmat karya sastra.

Ibu punya koleksi kumpulan puisi serta novel sastrawan idolanya. Sastrawan yang kini menjadi favoritku juga.

Dih, aku merasa hina. Sebagian dari novel-novel itu belum sempat kubaca.

Sedangkan kumpulan puisi Rendra: Blues untuk Bonnie, serta Sajak-sajak Sepatu Tua, kini entah di mana... Adalah penyesalan yang dalam mengingat aku pernah menggenggamnya, tetapi tak becus merawatnya.

Ibu, ibu, maafkan aku menyiakan titipanmu.

Ibu, ibu, bolehkah kuminta kau ke sini sebentar menggandengku jalan-jalan menyusuri toko buku?

Aku ingin cari buku ditemanimu....

Daydreaming again,

 

Posted in , , , , , , . Bookmark the permalink. RSS feed for this post.

Leave a Reply

Search

anaphalise - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.