Go Get Your Letter!

pic from -
Terkadang lebih menarik untuk mengaplikasikan cara lama dalam melakukan beberapa hal. Ada sesuatu pada ‘cara lama’ yang tidak kita dapatkan apabila kita memilih mengikuti perkembangan zaman, menerapkan cara baru yang lebih mudah, lebih praktis.

Nasi yang ditanak menggunakan dandang tak tercium harumnya jika kita memilih menggunakan rice-cooker.

 
Lebih banyak pelajaran tentang kesabaran yang diperoleh saat menjahit manual dengan benang dan jarum atau merajut jalinan wol menjadi bentuk yang diinginkan, ketimbang menjahit dengan mesin.

Bertukar kabar lewat surat terasa lebih berkesan ketimbang melalui pesan singkat, e-mail, atau aplikasi chatting media sosial.

Khusus yang terakhir: semakin ke sini, orang-orang semakin jarang menulis dan mengirimkan surat. Semua sudah beralih ke teknologi canggih yang bisa menyampaikan pesan hanya dalam hitungan detik. Untuk kepentingan efisiensi waktu, surat elektronik memang lebih unggul. Namun, surat yang dikirim lewat pos punya keistimewaan yang tidak dimiliki oleh pesan elektronik.

Surat yang ditulis tangan terkesan lebih pribadi daripada e-mail, SMS, apalagi sebaris kalimat pada kotak chatting. Apapun isi dari surat itu, si penerima akan tahu bahwa ada usaha di balik penulisannya. Saat melihat setiap guratan pena si penulis surat, mengamati bagaimana tulisan tangannya, kemudian menebak-nebak suasana hati si penulis ketika menuliskan surat tersebut… sederhana, tapi penuh makna. Bahkan membaca dan memahami sepucuk surat pun ada seninya.

Ini bukan kode supaya saya dikirimi surat, sungguh… Meski begitu saya mengakui, saya senang setiap menerima pesan dalam bentuk surat (asal bukan surat peringatan). Di SMA, saya cukup sering surat-suratan dengan teman-teman, walaupun hanya titip-titip dan bukannya menggunakan jasa pos. Surat berisi kalimat penyemangat, surat pengiring kartu ucapan ulangtahun, surat untuk menyatakan maaf, ungkapan rindu, apapun. Surat-surat yang masih tersimpan rapi di salah satu laci meja belajar saya.

Saat kamu ingin menyampaikan sesuatu dengan cara yang anti-mainstream, kamu bisa mencobanya lewat surat. Dan, percayalah, mengenang sesuatu dari surat-surat di masa lalu jauh lebih gereget dibanding scrolldown chatting lawas!

Greetings from a letterbox,



Posted in , , , , . Bookmark the permalink. RSS feed for this post.

Leave a Reply

Search

anaphalise - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.