Pages - Menu

Sunday, October 18, 2015

Sternschnuppe


Jemari tanganku seperti membeku,
sementara kaki kupaksakan melangkah, hingga
di tanah bersalut debu tercetak jejak sepatu.
Tatkala melempar pandang pada langit malam, sejenak terpaku,
takjub disertai sedikit pilu;
k a u k a h   i t u ?
Di antara taburan bintang, binar cemerlang,
tapi membalas tatapanku  s a y u.
 



//catatan sepulang dari Sinolewah, 18.10.2015.
Gambar dipinjam dari  sini.

Tercekat saat mengingat,

No comments:

Post a Comment