Agak menyinggung gender

Apa karena dia lelaki, sedang saya perempuan, maka saya lebih bebas menumpahkan keluh-kesah, sedang dia harus menahannya susah-payah? Apa karena dia lelaki, sedang saya perempuan, maka dia merasa perlu menggunakan semua analogi itu untuk menutupi duka hatinya, sedang saya hanya tinggal menuliskan di blog ini, saya sedih tak terkira? -- dan yang membaca maklum saja. Yang membaca manggut saja, seolah sudah sewajarnya perempuan berhati lemah (ewww?!).

Kadang, saya nggak paham.

------------------
*ditulis usai membaca sebuah laman milik seorang kawan, laman yang baru saya temukan, dan isinya... HUAAAA ternyata dia sudah menulis banyak. Dia, kawan yang saya idolakan sejak SMA.
 

Posted in , , . Bookmark the permalink. RSS feed for this post.

Leave a Reply

Search

anaphalise - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.