Surat Permohonan Bahagia untuk Pesisir

Bagaimana cara menyurutkan kesedihan Pesisir yang kamu kira nggak akan pernah dilanda pasang? Pesisir itu letaknya tinggi, sehingga selalu mandi cahaya matahari, ya, larik-larik cahaya menghambur lewat celah langit. Maka kuyuplah ia oleh kharisma dan daya pikat luar biasa, yang membuat wisatawan berbondong-bondong menghampiri.

Tentu saja, bukan wisatawan yang diinginkan dan dinanti-nanti oleh Pesisir. Bahkan Matahari, Karang, dan para Nelayan pun tahu itu.

Pesisir selalu mendamba kasih yang sejati,
bukan yang singgah sejenak lalu beringsut pergi.

Pesisir suka menebak-nebak kapan hadirnya suatu Abadi,
sambil berharap ia punya wadah yang lebih cekung daripada lautnya,
untuk menampung luapan rindu
yang telah disiapkannya sejak lama.

Setelah semua keteguhan itu, mana mungkin saya menyodorkan selembar tisu untuk membersit ingus atau menyeka linang airmata; bukankah tangis Pesisir berarti gulungan tsunami? Saya tenggelam ini, bayangkan, berusaha menjangkau apa saja sampai megap-megap kehabisan nafas, dan kegetiran si Pesisir jelas melemahkan denyut saya.

Parahnya, kalau nanti saya mati, Pesisir bisa jadi tambah sedih lagi. Masa iya dia mau hempaskan tsunami dua kali?

Jadi lebih baik Pesisir sabar sebentar, ya. Bumi masih berputar, tenang saja. Benda langit masih di sana, seluruhnya. Saya tidak tahu rasi kesukaanmu, tapi yang saya tahu bahwa matahari belum letih bertengger di ranting mega. Kekuatan sinarnya masih sama seperti zaman purba, asal kau percaya.

Sinar yang akan menguapkan gelisah, menyurutkan sedu sedan.
Pesisir kembali berkilauan.
Kelak, kausambut wujud sesosok membawa Kasih Sayang. Kita belum tahu dari arah mana dia datang: dari daratan, ataukah mendayung sampan?

Demikianlah saya bermohon kepada Semesta,
agar Pesisir segera menjemput bahagia.
(Tak perlu saya ulangi: dia menangis, saya yang mati!
bahkan mungkin, yang lainnya juga: Nyiur, Terumbu, Ikan Pari....)

gambar dari sini
 
-------- errrrgh. Ironi atas sebuah narasi. Nggak kebayang rautmu membaca ini.
You know, I'm trying to put a smile on your face, Bi. Maaf kalau malah bikin pucat pasi.
 
Yours,

Posted in , , , , , . Bookmark the permalink. RSS feed for this post.

Leave a Reply

Search

anaphalise - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.