Kandas

Nggak diizinkan, guys.

Rencana dan niat saya berkendara ke Semarang, naik motor sendiri. Tante dan adik-adik nggak memperbolehkan saya menjalankan rencana itu. Mereka khawatir saya kenapa-napa di jalan. Huah, saya nangis semalam suntuk saking kecewanya.

Kecewa berat. Padahal akhir pekan ini saya sudah kosongkan semua agenda demi berangkat ke Semarang. Menengok adik-adik. Menjemput mereka sepulang sekolah. Tapi apa daya. Kalau restu tak di kantong, mustahil mulus lintasan menuju tujuan.

Saya ngambek. Seperti anak kecil tak diberi izin main di bawah hujan. Nggak tahu sih sampai kapan bakal ngambeknya. Nggak bakal lama-lama juga.

Saya cuma pengin dikasih kepercayaan. Itu saja.

Posted in , , , , , , , . Bookmark the permalink. RSS feed for this post.

2 Responses to Kandas

  1. Di satu sisi turut berduka, di sisi lain itu tak sekedar soal kepercayaan, tapi yaa susah memang mendamaikan dua kubu pemikiran. Btw saya sendiri belum pernah motoran ke Semarang #lah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akhirnya dibolehin kok besok kapan-kapan. Asal sama temen dulu, hehehe.

      Delete

Search

anaphalise - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.