We are open!

pic from here
Banyak teman yang tahu rumah saya, tapi nggak begitu banyak yang sering main ke rumah. Hanya segelintir saja yang suka datang, entah menghabiskan waktu untuk mengobrol ngalor-ngidul saja sambil gelaran kasur di depan TV, atau mampir sebentar usai perjalanan ke tempat-tempat tertentu di kota ini. Kadang ngedrop barang. Atau nitip motor, terus ditinggal jalan-jalan sendiri. Wkwk.

Kalian tahu? Saya senang dikunjungi. Senang menerima tamu, meski bukan berarti selalu sedia suguhan dalam stoples kaca atau kaleng biskuit. Kayaknya malah jarang punya stok camilan untuk disuguhkan kepada tamu, deh. Lha, sebenarnya teman-teman yang datang itu nyari camilan atau memang berniat nyamperin saya?

Sepenangkapan saya, beberapa teman ada yang sungkan berkunjung karena khawatir saya kerepotan. Padahal, repot ngapain, coba? Duduk di ruang tamu silakan, kalau kursinya nggak cukup ya lesehan. Gelar tikar sendiri, saya nggak repot-repot meladeni. Kalau tiba waktu makan, kita cari makan di sekitar. Bungkus lauk, lalu santap sama-sama dengan peralatan makan saya yang sederhana.

Seperti yang baru saja dilakukan beberapa teman dari Kolong Tangga.


Terima kasih sudah mampir ya, Mbak Atha, Mbak Nia, Mas Dito. Saya senangggg rumah saya jadi pilihan untuk disambangi usai training workshop merangkai bendera tadi. Terima kasih obrolannya, sangat seru sampai kita lupa, waktu sudah menunjukkan tengah malam. Gang depan rumah sudah lengang, mengakibatkan volume percakapan dan tawa kita mudah terdengar hingga keluar. Kalau tidak berniat menginap, teman-teman harus pulang.

Ibaratnya kedai kopi atau toko roti, di pintu rumah ingin saya gantung papan keterangan: we are open. We are always open. Just so you know, you can always dropped by and knock our door to have a visit. The word 'we' referred to I myself and my cat, Olsa, anyway. (Kecuali kalau rumahnya kosong. Pintu pasti ketutup dong, nggak mungkin 'open'. Wkwk.)

Once again, thank you for coming. We're looking forward for the next visit!

Posted in , , , , , , . Bookmark the permalink. RSS feed for this post.

2 Responses to We are open!

  1. Rumah yg menyenangkan, sungguh. Apalag arti rumah tanpa ada tamu, terkadang begitu

    ReplyDelete

Search

anaphalise - a WordPress theme from Nordic Themepark. Converted by LiteThemes.com.